Fakta Misteri Segitiga Bermuda

  • Blog
  • /
  • Diterbitkan: Sabtu, 26 Maret 2022
  • Dilihat 1600

Fakta Misteri Segitiga Bermuda
Sumber Gambar: Blog - Fakta Misteri Segitiga Bermuda

Manusia disebut sering kali percaya memiliki lebih banyak pengetahuan daripada yang mereka miliki. Namun tentang planet yang ditinggali manusia maka alam semesta bak menyimpan banyak misteri yang masih perlu digali. 

Berbicara tentang planet yang ditinggali manusia terutama lautan maka masih jauh lebih luas lautan yang belum dijelajahi.

Namun salah satu misteri paling terkenal yang ditemukan di lautan adalah Segitiga Bermuda atau biasa disebut Devi’l Triangle atau Hurricane Alley. Segitiga Bermuda adalah wilayah yang ditemukan di bagian barat Samudra Atlantik Utara. Wilayah ini didefinisikan dengan tidak kaku dan dikenal sebagai tempat menghilangnya banyak pesawat dan kapal-kapal.

“Sekalipun menolak untuk percaya bahwa itu adalah sebuah misteri tetapi kami masih belum memiliki penjelasan realistis yang sepenuhnya valid mengapa kapal dan pesawat ini menghilang. Apa pun penyebabnya, wilayah ini telah menjadi subjek banyak perdebatan dan misterinya membuat kita terpesona hingga hari ini. Jadi mari kita cari tahu lebih banyak tentangnya,” dituliskan dalam World Atlas, Jumat 25 Maret 2022.

Asal usul misteri nama Segitiga Bermuda sendiri diberikan untuk wilayah ini oleh penulis Vincent Gaddis pada 1964. Ia menemukan uangkapan tersebut saat menulis untuk majalah bubur kertas pria bernama Argosy. Namun dia bukan orang yang membuat wilayah ini terkenal.

Charles Berlitz adalah orang yang melakukan hal itu. Dia seorang pria yang keluarganya berada di belakang kursus pembelajaran bahasa yang sangat populer. Dia terobsesi dengan paranormal dan percaya bahwa Atlantis itu nyata dan terhubung dengan Segitiga Bermuda.

Dia berbicara tentang teori ini dalam bukunya yang berjudul “Segitiga Bermuda” dan menjadi buku terlaris. Setelah bukunya mengalami ledakan popularitas, banyak media lain mulai membicarakannya dan misteri itu akhirnya berubah menjadi pengetahuan umum.

Penjelasan nyata banyak orang yang mencoba menjelaskan misteri itu selama bertahun-tahun. Penulis lain mencoba memperluas gagasan bahwa wilayah itu terhubung dengan Atlantis. Mereka percaya bahwa kota mitos ini dapat ditemukan di dasar lautan, dan kota ini menggunakan energi kristal legendarisnya untuk menenggelamkan kapal dan pesawat terbang. Teori lain bahkan lebih menarik.

Ada juga pihak yang mengatakan bahwa Segitiga Bermuda adalah portal waktu meskipun tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa celah dalam struktur ruang waktu muncul tempat di tempat itu.

Yang lainnya mencoba menjelaskannya dengan melibatkan makhluk luar angkasa, tetapi teori itu sama sekali tidak meyakinkan. Namun ketika berbicara tentang Segitiga Bermuda, segala hal disebut mungkin saja terjadi.

Mencoba untuk masuk akal secara alami, beberapa mencoba memberikan penjelasan yang realistis, kebanyakan berurusan dengan geologi. Para ilmuwan menyarankan bahwa pesawat dan kapal ini dihancurkan oleh gas metana yang mudah terbakar. Kantong berisi gas ini dapat ditemukan di dekat dasar laut di banyak tempat.

Salah satu fakta yang paling terkenal adalah bahwa percikan listrik atau kilat dapat menyulut gelembung metana yang ke permukaan dan menyebabkan kapal tenggelam. Namun teori ini tidak sepenuhnya valid karena metana dapat ditemukan di seluruh dunia, dan di tempat lain jenis kecelakaan ini tidak terjadi.

Ada juga penjelasan yang jauh lebih sederhana seperti munculnya gelombang pasang tiba-tiba. Hal itu bisa menjadi penjelasan yang layak meskipun meninggalkan pertanyaan lain. Di lain sisi, beberapa menyarankan bahwa ada anomali geomagnetik aneh yang entah bagaimana menyebabkan masalah dengan navigasi dan pilot menjadi bingung dan membuat mereka menerjunkan pesawat ke laut.

Hal ini bisa menjadi penjelasan yang valid jika kita melupakan fakta bahwa pilot ini dilatih untuk terbang bahkan tanpa navigasi. Jadi kemungkinan ini terjadi sangat kecil. Juga, itu tidak menjelaskan bagaimana kapal bisa menghilang.

Larry Kusche, seorang jurnalis ingin menemukan asal usul semua misteri ini dan memberikan jawaban yang tidak terduga. Dia percaya bahwa tidak ada misteri apa pun dan bahwa cerita tentang semua penghilangan misterius ini dibuat secara tidak sengaja.

Dia mengklaim bahwa beberapa orang bahkan mengarang cerita ini untuk menciptakan misteri. Dia juga mengklaim bahwa sebagian besar peneliti tidak menyelidiki penghilangan dengan benar dan banyak laporan mereka berisi data lama, yang sebagian besar salah.

Dia bahkan menganalisis buku-buku yang berhubungan dengan aspek paranormal Segitiga Bermuda dan berhasil menemukan kesalahan di sana yang berarti bahwa banyak misteri di sekitar wilayah ini terdiri dari orang yang ingin membuat cerita yang menarik.

Namun kebenaran soal klaim mengenai wilayah ini masih harus diteliti dengan seksama. Segitiga Bermuda masih terus mengundang cerita dan teori menarik saat ini dan pada waktu mendatang. 

Nama ini pertama kali digunakan oleh penulis dari Amerika, Vincent Gaddis, di majalah Argosy untuk menggambarkan sebuah kawasan di Lautan Atlantik, di lepas pantai Florida, yang berbentuk segitiga.


Area ini juga sering disebut sebagai “Segitiga Setan” dan sering dibahas dalam ribuan film, buku, dan dokumenter sepanjang beberapa dekade. Lalu, apa yang menarik perhatian dari Segitiga Bermuda?


‘Misteri’ lama belum terpecahkan

Ketertarikan akan Segitiga Bermuda bermula dari serangkaian kejadian menghilangnya kapal laut dan pesawat yang tidak dapat dijelaskan.


Tahun 1945, sebanyak 5 pesawat Angkatan Laut Amerikan Serikat (AS) dan 14 orang dilaporkan hilang di area tersebut saat sedang melakukan latihan rutin. Saat itu, sempat terdengar suara kapten pesawat, Letnan Charles Taylor, di radio mengatakan:


"Kami memasuki air putih, ada yang tidak beres. Kami tidak tahu lokasi kami di mana, airnya hijau, bukan putih".


Angkatan Laut AS melakukan investigasi dan akhirnya melaporkan insiden tersebut “penyebab tidak diketahui.”


Sejak kejadian tersebut sampai tahun 1980-an, sebanyak 25 pesawat kecil hilang saat melewati Segitiga Bermuda. Mereka tidak pernah terlihat lagi dan tidak ada puing yang pernah ditemukan.


Alhasil, cerita ini menarik perhatian publik. Beberapa orang memberikan berbagai penjelasan berlebihan bahwa ada kekuatan paranormal atau supranatural.


Ada juga yang mengaitkan alien atau mahkluk gaib yang tinggal di kota bawah laut yang hilang Atlantis dengan kejadian tragis tersebut. Fakta bahwa hasil laporan resmi menyebutkan “penyebab yang tidak diketahui” semakin menambah ketertarikan.

Kembali

Tags: Blog